by

Khawatir Perekonomian Malang Barat Hancur Akibat PMK Ternak, Anggota DPRD Kabupaten Malang Minta Percepatan Vaksinasi

DPRD Kabupaten Malang – Disnak Kabupaten Malang gelar sosialisasi PMK di Desa Ngabab Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. (ist)

Beritamalang.media – Khawatir akan ancaman perekonomian Malang Barat hancur akibat PMK (penyakit mulut dan kuku) pada ternak, Anggota DPRD Kabupaten Malang minta dilakukan percepatan vaksinasi.

“Kalau dalam waktu 2 minggu ke depan tidak ada tindakan pencegahan secara masif dan terpadu maka resikonya adalah akan ada ancaman hancurnya perekonomian di wilayah Malang Barat khususnya (Sapi perah sebagai penunjang perekonomian masyarakat ),” tegas Sodikul Amin, dalam kegiatan sosialisasi PMK di Desa Ngabab Kecamatan Pujon Kabupaten Malang baru-baru ini.

Merebaknya PMK (penyakit mulut dan kuku) disorot tajam Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Sodikul Amin yang mendesak dilakukannya percepatan vaksinasi ternak, agar perekonomian Malang Barat yang ditopang oleh sektor peternakan Sapi Perah tidak hancur

“Yang paling penting adalah sinergitas para pemangku kebijakan mulai pemda, camat sampai pemdes dan para pihak yang mengambil manfaat dari peternakan Sapi perah bahu-membahu secara serentak untuk menekan penyebaran PMK yang saat ini menjangkit hewan ternak di Indonesia khususnya Kabupaten Malang. Saya juga berharap agar vaksin dari PMK segera bisa diberikan pada hewan ternak secepatnya,” imbuh Politisi Partai Nasdem ini.

“Data ternak terpapar di wilayah Pujon sudah 1500 an lebih.Dan semuanya penghasil air susu produktif. Kalau tidak tertangani dengan baik berdampak pada perekonomian dari susu sapi ini hancur,” tukasnya.

Seperti diketahui melalui sosialisasi PMK (penyakit mulut dan kuku) pada ternak di Kecamatan Pujon, DPRD Kabupaten Malang dan Dinas Peternakan Kabupaten Malang (Disnak Kab Malang) mengajak peternak melakukan antisipasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap PMK. “Kami ingin memberikan pemahaman pada peternak tentang resiko dan bahaya PMK,” tegas Sodikul Amin.

Pelaksanaan sosialisasi bertempat di balai Desa Ngabab Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. “Kami mengajak masyarakat untuk mampu mengantisipasi penularan PMK dan tidak panik,” tuturnya.

Peserta sosialisasi adalah masyarakat peternak se – Desa Ngabab ( 500 orang) , Dinas Peternakan Kabupaten Malang ( Drh Aris ), Kepala Desa Ngabab ( Amin Afandi Spdi ).

“Kami berharap agar peternak Sapi di Ngabab khususnya dan Kecamatan Pujon pada umumnya memahami resiko dan bahaya PMK. Agar masyarakat lebih menjaga kebersihan dan kesehatan ternaknya. Agar peternak tidak panik dan bisa mengambil langkah-langkah pencegahan,” pungkasnya. (Had)

News Feed