by

Hadiri Temu BUMDESA-Syawalan, Dewanti Juga Resmikan LIVE LAB ke-V PKKP BI

BERITA MALANG MEDIA – Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si menghadiri Temu BUMDESA-Syawalan dan meresmikan LIVE LAB ke-V PKKP BI di Kafe Bumdes Omah Tuwek, pada Senin (23/5/2022).

Setelah terjalin kerjasama ITS dan Dusun Kajar, dalam mengembangkan budidaya ikan air tawar dan peresmian Dusun Kajar sebagai Teaching Industry ke-4 ITS, kali ini Dusun Kajar diresmikan sebagai Live Lab ke-V PKKP BI.

Kegiatan acara ini juga dihadiri oleh Perwakilan Kadisperindag Provinsi Jawa Timur, Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS, Fadlilatul Taufany, Perwakilan UPT PMPI, Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur serta para tamu undangan lainnya. Berikutnya acara dilanjutkan dengan Peletakan Batu Pertama Ponpes Weekend.


Kepala Pusat Kajian Kebijakan Publik, Bisnis dan Industri (PKKPBI) ITS Arman Hakim Nasution mengatakan, bahwa Dusun Kajar memiliki potensi yang tinggi dalam perekonomian.

“Karena itu, perlu dikembangkan teaching industry yang berfokus pada aset manajemen dan literasi keuangan. Caranya dengan pembangunan Ponpes Weekend Nurul Ilmi yang bertempat di Dusun Kajar,” katanya.

Menurutnya, Pondok Pesantren tersebut menawarkan pelatihan Leadership dan Management.

“Selain itu, dalam pesantren ini akan dibangun Museum Budaya dan mentoring UKM. Ke depannya akan dibangun juga jogging track dan bazar ekonomi, agar dukungan perkembangan perekonomian masyarakat terus berjalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si menyampaikan, bahwa BumDes serta UKM dan UMKM bisa dijadikan sebagai lahan bisnis.

“Ya, karena menjadi tonggak bagi perekonomian masyarakat terutama di masa pandemi,” kata Budhe sapaan akrabnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, bahwa UMKM Kota Batu sudah bisa mandiri sampai tahap ekspor, namun BumDes belum bisa sampai mandiri.

“Karena aturan BumDes berbeda dengan UMKM, untuk itu perlu disosialisasikan dan pendampingan. Semoga dengan kegiatan ini, BumDes Kota Batu bersemangat untuk mengikuti program pemerintah yang pada akhirnya bisa memajukan kita semua,” tukas Dewanti.

Tak lupa, pihaknya juga mengucapkan rasa berterima kasihnya. “Atas inisiasi Pak Arman, pondok pesantren tidak hanya mengajarkan tentang agama namun juga mengajarkan tentang pengembangan industri dan perekonomian kepada warga masyarakat,” tandas menantu almarhum Ebes Soegiyono ini.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan Peletakan Batu Pertama Ponpes Weekend oleh Wali Kota Batu. (Ris)

News Feed